Senin, 08 Februari 2016

Lupaku



Lupa aku,
setelah kata terpatri menjadi luka
Lupaku bahwa luka masih menjelma disarang hati
Lupaku menganggap bahagia menjadi luka
Bahkan lupaku cara tuk kembali jatuh akan cinta
biarpun seribu cinta mengahampiriku, seratus rasa mulai menghadang
Kemudian lupaku menyakiti aku dan seluruh raga termasuk sekelilingku
Tanya apa sebab lupaku? sebab banyak nya luka menimbun dan menjadi lupa Harus bagaimana ? Berbuatlah biasa karena kelak semua kan baik baik saja. Percayalah, bahwa luka tak selamanya berdarah kelak kan pulih meski bekas terlihat jelas

Tidak ada komentar: