lalu muncul tawa padahal itu tangis
sembari terlihat baik saja
senyum dan menyeka setetes air dari pelupuk mata
konyol sekali ini, sadarkan dirimu
ini hanya sementara
kuatkan dirimu
jernihkan pikiranmu
jika sememangnya kau anggap baik
belum tentu sepenuhnya baik
jelas sekali itu hanya anggapan belaka
belajarlah menerima
karena semua takkan berlalu
jika kau tak sanggup menerima
By aih_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar