Rabu, 02 Desember 2015

Sejak Pergimu



Sudah sebulan yah kepergianmu itu
Rasaku baru kemarin kau disampingku
Kau tau ini benar benar sulit
Entahlah kenapa ? Apa aku terlalu kekanakan ataukah berlebihan.
Tapi sememangnya ini alamiah yang kurasa.
Kau tahu tidak ? Hingga saat ini aku masih menyimpan potretmu
Melihat potretmu sebelum mimpi menjemputku dan setelah mimpi sadarkanku
Aku juga masih menyimpan capture chat history kita dulu, tanpa kurang satupun dan tanpa bosannya aku membaca semuanya. awal hingga akhir darimu itu
Lagi semua voice note darimu masih ku simpan dan sesekali kumainkan sebagai pengobat rindu, bagiku mendengar suaramu itu cukup membahagiakanku
Juga sebentuk cincin yang masih tetap terlingkar di jariku meskipun itu membuat jariku iritasi tapi tak membuatku ingin melepasnya
Bisa kukatakan semua tentangmu itu masih ada sama seperti awalnya dan tak pernah berubah letak tempat atau apapun
Aku sadar ini konyol dan aku sangat sadar bahwa melakukan semua itu tak'kan membuat aku dan kau menjadi kita
Terlebih yang kulakukan ini bukanlah untuk tunjukkan rasa yang kupunya
Perlau kau ketahui, rasaku ini tak bisa di contohkan atau ditunjukkan dengan cara apapun
Rasa ini cukup aku yang tau. baik sebesar atau sekecil apapun itu. cuma aku dan penciptaku yang tahu
Untuk kau yang entah membaca ini atau tidak kuharap kau baik seperti kata terakhir darimu
Sejujurnya harapku kau membacanya
Namun apalah, aku hanya tulisan yang tak pernah kau baca.

Tidak ada komentar: