Minggu, 01 November 2015

Tangis Keluh dan Kesah



menangisi mungkin perkara konyol
tapi inilah adanya, perasaanku bicara melalui mata sebab kau menjadi tak acuh bahkan tak peduli ...
pergimu memberi lara, kau pikir aku kuat mungkin satu dua waktu aku kuat !!
kuat melawan rasa, nyatanya aku kalah dalam perlawanan ini
lagi dan lagi pipiku basah dengan nalurinya
sungguh konyol bukan, terlebih lagi kau yang memutuskan pergi tanpa mendengar keluh kesal ku, tanpa melihat aku merayu memelas, dan tak melihatku memohon mengemis !! secepat itukah hilang rasamu untukku !!
untuk aku yang dulu pernah kau yakini menyayangimu, menerimamu.
sekarang tinggallah rasaku,
rasa yang aku sendiri tak pernah mengerti dan tak bisa ku mengerti
lalu haruskah aku benci ? membenci orang yang tak pernah melihatku lagi, membiarkanku dalam luka, bahkan mengabaikanku, Tidak !!. membenci bukan caraku terlebih lagi membenci orang yang pernah menjadi penyebab bahagiaku.


http://nurulaihsah.blogspot.com/2015/10/tangis-keluh-dan-kesah.html


by Nurul Aihsah 

Tidak ada komentar: