terdetik
dan tiba tiba rindu akan masa bahagia sewaktu kecilku dimana ada sejuta bahagia
yang tak tergantikan bahkan takkan bisa terulang meski sehebat semampu dan
sebaik apapun, masa masa itu takkan
terulang masih segar juga diingatan ketika malam menjelma suasana tenang sunyi
redup tampak ribuan bintang yang sesekali berkelip karena lindungan awan nan
putih juga bulan yang sangat terang menerangi bumi dimalam itu tak tertinggal
kedipan kedipan cahaya indah dari binatang kecil dan lucu, semua tahu itu
kunang kunang. saat itu tak terdengar suasana riuh gempar seperti saat dewasaku
ini dan saat itu juga dengan mudahnya aku meraih binatang yang berlampu itu
disekitar pokok pokok rindang yang bisa ku gapai. dikala pagi pula, sibuklah
burung berbagai corak berkicau dengan nyaringnya hingga mampu membangunkan
tidur dinginku. berbeda jauh dengan saat ini, dimana suasana pagi hanya
dipekakkan dengan suara mesin mesin berjalan dan sibuklah para manusia berlari
mengisi waktunya. ah aku rindu masa masa itu, masa yang masih segar
diingatanku, dan masa masa yang seperti emas bagiku.
*Nurul Aihsah*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar