Sabtu, 31 Oktober 2015

Gemuruh Hati



Setelah kejadian itu tak henti hati bergemuruh
mencoba tahan tapi tak mampu
menjadikan semuanya terganggu
suaraku jadi parau
aku tak berselera untuk menyantap meskipun ada segunung kesukaan dihadapanku
hingga mereka berkata "wajah kau terlihat pucat" aku menepisnya
dengan sebait canda tawa agar semua terlihat baik baik saja
aku mencoba bangkit dengan tampil manis
agar tertutupi si pucat kata mereka dan aku mencoba melawan hati
meskipun hati tak mampu mengikuti
lalu terciptalah butir butir bening dari penglihatanku
menjadikanku lebih sakit
namun aku ikuti saja alur ini sampai rencana tuhan selesai



#NA 

Tidak ada komentar: